Kamis, 01 Desember 2011

TEROBOSAN DIMULAI DARI PIKIRAN

TEROBOSAN DIMULAI DARI PIKIRAN
            Dalam diri kita terdapat unsur fisik dan nonfisik. Kedua unsur inilah yang berperan untuk menggerakkan kehidupan yang kita jalani. Unsur fisik adalah tubuh beserta semua panca indranya, sedangkan unsur nonfisik adalah pikiran kita. Keduanya memiliki peran berbeda yang tidak dapat berdiri sendiri. Tubuh sebagai pelaksana tidak dapat menjalankan fungsinya tanpa adanya pikiran, begitu juga sebaliknya. Marcus Aurelius, seorang kaisar Romawi zaman dahulu mengatakan “Kehidupan manusia adalah bagaimana mereka memikirkannya.” Sangat penting bagi kita untuk mengusai pikiran, karena pikiranlah yang menguasai tindakan kita.

INIKAH JAKARTA

INIKAH JAKARTA??
            Sabtu itu, Pak John harus masuk kantor karena ada tugas yang harus diselesaikan. Seperti biasa, Pak John berangkat lebih awal untuk mengantisipasi jika ada kemacetan atau kerusakan motor. Memang benar, di pertigaan kilometer delapan belas, jalanan sangat padat. Lampu merah mengharuskan Pak John dan orang lain yang seiring dengannya menghentikan kendaraan. Ketika lampu hijau menyala, orang bergegas memacu kendaraannya. “Gubraakk!” kira-kira seperti itu suaranya ketika Pak John jatuh bersama motor yang ia kendarai. Pasalnya, motor yang berada di samping kanannya tiba-tiba melaju dengan kencang dan menyenggol stang motornya. Anehnya, tidak ada seorang pun yang membantunya mengangkat motor itu.

DAMPAK PENGUNAAN NEW MEDIA

DAMPAK PENGGUNAAN NEW MEDIA
Pada bahasan sebelumnya saya pernah membahas tentang fitur-fitur dari contoh new media yaitu YOUTUBE dan FACEBOOK. Saya membahas tentang fitur dan konten serta juga kelebihan dan kekurangannya. Setiap kita ingin membentuk sesuatu.setiap kita merancang sesuatu kita pasti sudah tahu di mana setiap media yang kita gunakan pasti memiliki dampak postif dan negatif. Untuk itu saya akan sedikit beropini tentang dampak dari new media yang sedang saya bahas ini.

Senin, 21 November 2011

ADAKAH PERHATIAN?

ADAKAH PERHATIAN?
                Penulis Charles Swindoll pernah mengalami tekanan karena banyaknya urusan,janji,dan pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu yang singkat. Hal ini sangat memengaruhi cara bersikap terhadap anggota keluarganya. Ia membentak istri dan anak-anaknya, dan tidak jarang ia tersedak ketika sedang minum ataupun makan. Ia juga merasa jengkel jika ada orang yang mengganggu kesibukannya, walaupun orang tersebut hanya sekedar mengajaknya berbicara. Lambat-laun sikapnya itu membuat anggota keluarganya takut. Mereka merasakan ketegangan jika berhadapan degannya.

MERENUNGLAH SEJENAK

MERENUNGLAH SEJENAK
Beberapa tahun yang lalu, ada kejadian dimana Senior Executive di Standard Oil Company membuat keputusan yang salah. Keputusan itu menyebabkan perusahaan mengalami kerugian sebanyak 2 juta dolar. Sebagai pendiri dan pemilik perusahaan, John D.Rockefeller segera menangani masalah tersebut. Ia akan bertemu dengan Senior Executive dan orang-orang yang terkait yang sudah menyebabkan perusahaan merugi. Karena takut, sebagian dari mereka mencari alasan untuk menghindar bertemu dengan John D.Rockefeller. mereka takut membayangkan kemarahan sang bos. Orang-orang tersebut bisa menghindari John D.Rockefeller, kecuali Edward T.Bedford, seorang partner di perusahaan tersebut. Hari itu Bedford dijadwalkan untuk menemui John D.Rockefeller. Bedford sudah menyiapkan hati untuk mendengar “pidato panjang” John D.Rockefeller mengenai mereka yang melakukan kesalahan dalam mengambil keputusan.