Jadi
menurut saya , Transformasi dibidang Teknik Informasi telah menciptakan
perubahan nilai-nilai kerja, dimana para sumberdaya manusia tidak hanya
dianggap memproduksi hasil, tetapi memiliki pengetahuan yang layak untuk
dihargai. Kemunculan para knowledge workers menimbulkan pergeseran dalam hal
spesifikasi spesialisasi/keahlian, sehingga penilaian terhadap kinerja
remunerasi mereka berbeda dengan layaknya SDM yang sekedar menjalankan proses.
Sedangkan dari segi manajemen, kita beralih dari people management ke knowledge
management, sedangkan dari segi teknologi, telah banyak intelligent system yang
digunakan seperti robotik, sistem pakar, agent system, dan lain-lain.
Dibentuknya corporate memory yang bisa diakses dari mana saja, kapan saja, dan
oleh siapa saja yang diberi izin. Serta dari segi budaya, knowledge sharing
culture sangat diharapkan untuk bisa direalisasikan dengan baik. Tentunya hal
ini berhubungan erat dengan reward system. Bervisikan mentransformasikan bangsa
menuju knowledge based society, meningkatkan transparansi, kontrol, dan
akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka penerapan konsep Good
Corporate Governance, kemampuan akses pengetahuan masyarakat sangat penting
artinya. Oleh karenanya lembaga pemerintahan perlu membangun portal knowledge
management system memanfaatkan taknnologi cloud computing sebagai Infrastructure
as a Service dalam penerapan e-Government hal itu merupakan suatu upaya untuk
dapat membuka cakrawala dan pengetahuan masyarakat serta peningkatan efisiensi
dan efektifitas kerja pemerintahan.